Berita

Berita

Mahasiswa Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Samudra Raih Bantuan P2MW Tahun 2026

Langsa — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Samudra (UNSAM). Mahasiswa Pendidikan Sejarah berhasil menjadi bagian dari penerima Bantuan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) di Lingkungan Universitas Samudra Tahun 2026. Dalam program tersebut, tim mahasiswa mengembangkan gagasan kewirausahaan bertajuk “MAZO: Mangrove Eco Craft sebagai Smart Souvenir Berbasis Nekromassa dan Serasah Mangrove Terintegrasi Barcode Virtual Gallery untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan Kota Langsa.” Gagasan ini memadukan kreativitas kewirausahaan mahasiswa dengan potensi lingkungan dan budaya lokal. Pemanfaatan nekromassa dan serasah mangrove sebagai bahan dasar produk kerajinan diarahkan untuk menghasilkan smart souvenir yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga membawa pesan edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove. Keunikan produk MAZO diperkuat melalui integrasi barcode dan Virtual Gallery. Melalui teknologi tersebut, souvenir dapat menjadi media yang menghubungkan produk kerajinan dengan informasi mengenai mangrove, sehingga wisatawan tidak hanya memperoleh cendera mata, tetapi juga pengalaman edukatif yang berkaitan dengan lingkungan dan potensi wisata Kota Langsa.Tim mahasiswa yang tercantum sebagai penerima program terdiri atas Ridho Sugihandika S. dari Pendidikan Sejarah, Nurjannah dari Pendidikan Geografi, Syamsul Falaq dari Pendidikan Sejarah selaku ketua, Ruth Rianti dari Pendidikan Sejarah, serta Darmawansyah dari Pendidikan Geografi. Tim ini memperoleh pendampingan dari Ardian Fahri, M.Pd. selaku dosen pembimbing. Keterlibatan mahasiswa Pendidikan Sejarah dalam program kewirausahaan ini menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah dapat dikembangkan secara lintas disiplin dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, teknologi, kreativitas, dan pengembangan ekonomi lokal. Perspektif sejarah dan budaya menjadi bagian penting dalam membangun produk yang memiliki identitas lokal sekaligus relevan dengan kebutuhan pariwisata berkelanjutan. Program ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai kompetensi, mulai dari kreativitas dan inovasi, kerja sama tim, komunikasi, hingga kemampuan mengidentifikasi potensi lokal dan mengubahnya menjadi gagasan yang memiliki nilai tambah. Bagi Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Samudra, keberhasilan mahasiswa dalam P2MW Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa agar tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu berinovasi dan berkontribusi terhadap pengembangan masyarakat. Melalui MAZO, mahasiswa diharapkan dapat menghadirkan inovasi yang mendukung pelestarian ekosistem mangrove sekaligus penguatan pariwisata berkelanjutan di Kota Langsa. Sejarah untuk Perubahan.

Berita

Mahasiswa Pendidikan Sejarah UNSAM Raih Medali Emas Olimpiade Sejarah Tingkat Nasional dan Terpilih sebagai Penulis Nasional

Langsa — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Samudra (UNSAM). Vania Azralia, mahasiswa Pendidikan Sejarah, berhasil meraih Medali Emas Olimpiade Sejarah dalam OLIMNUS 2026 (Olimpiade Nasional) pada bidang Sejarah tingkat nasional. Prestasi tersebut menjadi bukti atas kemampuan mahasiswa Pendidikan Sejarah UNSAM dalam mengembangkan kompetensi akademik, khususnya dalam memahami dan mengkaji berbagai aspek kesejarahan. Keberhasilan meraih medali emas pada kompetisi tingkat nasional juga menunjukkan semangat mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi di luar ruang perkuliahan. Tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, Vania Azralia juga berhasil menunjukkan kemampuan dalam bidang literasi dan kepenulisan. Ia terpilih sebagai Penulis Terpilih dalam Lomba Menulis Kisah Nyata Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Ruang Cinta Karya. Pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa kompetensi mahasiswa Pendidikan Sejarah tidak terbatas pada penguasaan materi sejarah, tetapi juga mencakup kemampuan literasi, komunikasi, kreativitas, dan penyampaian gagasan melalui tulisan. Kemampuan menulis kisah nyata menjadi salah satu bentuk aktualisasi mahasiswa dalam mengolah pengalaman dan realitas kehidupan menjadi karya yang bernilai.Bagi Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Samudra, capaian Vania menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi melalui berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen program studi dalam menciptakan lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, memiliki kemampuan literasi, kreatif, dan berani berkompetisi di tingkat nasional. Keberhasilan Vania juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam membawa nama baik Universitas Samudra dan Program Studi Pendidikan Sejarah ke tingkat nasional. Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Samudra menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian tersebut. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, berprestasi, dan menjadikan sejarah sebagai sumber pengetahuan sekaligus inspirasi bagi masa depan. Selamat dan sukses, Vania Azralia! Pendidikan Sejarah UNSAM — Menggali Masa Lalu, Menginspirasi Masa Depan.

Berita

Mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Samudra Raih Juara III Internasional di ELMA 2026

LANGSA – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Universitas Samudra (Unsam). Dua mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Sejarah, Choirika Ifliani Siregar dan Duwi Halimah Sari, berhasil meraih Juara III dalam ajang kompetisi internasional bergengsi, ELMA 2026 – International Poster Scientific Competition. Kompetisi ilmiah ini diikuti oleh berbagai peserta dari berbagai perguruan tinggi. Melalui kreativitas, inovasi, dan kolaborasi yang kuat, tim dari Unsam mampu menyisihkan kompetitor lainnya dan mengamankan posisi tiga besar di tingkat internasional. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Pendidikan Sejarah Unsam tidak hanya unggul di bidang akademis lokal, tetapi juga mampu bersaing dan mengukir prestasi di kancah global. “Prestasi ini adalah bukti bahwa ide, inovasi, dan kolaborasi mampu membawa kita bersaing di tingkat internasional,” ujar perwakilan tim dalam keterangannya. Pencapaian luar biasa ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh mahasiswa Universitas Samudra untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama baik kampus di berbagai ajang kompetisi ke depan. Terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama Universitas Samudra!

Scroll to Top